Tiga Kekuatan Besar Muhammadiyah

Terdapat Tiga Kekuatan Besar Muhammadiyah disampaikan oleh Ady Sucipto Djaiz, M.Pd (Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PDM Lamongan). Dalam Kuliah Tamu Agama Islam dan Kemuhammadiyahan MASTAMA 2022 ITB AD Lamongan.
Pertama, Kekuatan Nilai


Muhammadiyah didirikan, tumbuh, dan berkembang karena kekuatan nilai yang menjadi penopang gerakannya. Al-Qur’an dan Sunnah Nabi yang Maqbullah merupakan sumber nilai Muhammadiyah. Pemahaman tentang Islam tidak bersifat perorangan tetapi secara Jama’I dan Organisasi melalui Manhaj Tarjih dengan segala besar pemikiran KeIslamannya yang diputuskan dan di Fatwakan serta menjadi rujukan KeIslaman Muhammadiyah.
Kedua, Kekuatan Sistem
Muhammadiyah sejak berdiri merupakan suatu organisasi yang disebut Persyarikatan. Persyarikatan ialah organisasi tempat bersyarikat menurut berita tahunan tahun 1927. “Kalimat Syarikat itu berarti kumpulannya beberapa orang untuk melakukan sesuatu dengan semufakat mungkin dan bersama-sama”. AD-ART, Qoidah, Pedoman, dan Segala ketentuan organisasi adalah sistem tempat berpijak yang menjadi rujukan segala pengurusan organisasi Muhammadiyah.
Ketiga, kekuatan Orang
Kunci bertahan dan berkembangnya Muhammadiyah karena kekuatan kualitas manusia yaitu anggota, kader, dan pimpinan diseluruh tingkatan dan lini organisasi. Kualitas visi, ilmu, keahlian, dan wawasan juga menjadi faktor penting meningkatan kualitas diri agar semakin unggul, sebab organisasi Islam dibutuhkan orang-orang yang berkualitas maju.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama